Liburan dirumah aja
Liburan kali ini sama seperti liburan biasanya. Aku memutuskan untuk menghabiskan waktu dirumah saja, terkadang aku merasa terlalu sibuk dengan rutinitas harian seperti belajar dan sekolah. Jadi, kesempatan liburan kali ini aku manfaatkan untuk istirahat saja dan membantu menyelesaikan tugas tugas dirumah. Walaupun tidak ada perjalanan jauh atau petualangan diluar sana, tapi bagiku liburan kali ini tetap memberikan banyak momen yang berharga dan menyenangkan.
Tugasku dirumah adalah mengurus baju baju seperti mencuci, menjemur, mengangkat jemuran, dan melipat baju, kecuali menyetrika. Aku suka semua kegiatan ini karena bisa dilakukan di sela sela waktu senggang, diantara semua kegiatan itu yang paling aku suka adalah menjemur baju karena bisa disambi melihat lihat langit yang selalu menarik perhatian siapapun, tak terkecuali diriku.
Aku suka apapun yang berhubungan dengan langit, apapun warna nya. Biru, putih, abu, jingga bahkan saat malam pun aku akan tetap menyukainya. Aku juga akan mendokumentasikannya dengan kamera, menyimpannya dengan baik dalam memori. Hasilnya akan aku gabungkan saat di proses editing, kemudian membagikannya di sosial media milikku.
Tentu saja, seperti kebanyakan orang, aku juga tak bisa lepas mengambil sedikit waktu untuk melihat lihat Instagram, melihat kegiatan teman-teman lewat story mereka dan melihat apa yang terjadi di negara Konoha ini.
Tak jarang juga aku mengisi waktu dengan menonton list film atau kartun yang ada dalam daftar catatanku. Terkadang aku menonton nya sendiri, atau bersama kakak ku.
Meski liburan kali ini sederhana dan dihabiskan dirumah saja, aku tetap merasa sangat bersyukur. Menemukan ketenangan dalam hal-hal kecil, juga bisa mendapatkan kembali waktu istirahat di siang hari setelah kegiatan sekolah yang selalu padat. Ternyata, tak selalu pergi jauh untuk beristirahat dan merasakan kebahagiaan. Karena kadang, kebahagiaan itu datang dan tercipta dari momen-momen sederhana yang ada dirumah. Syukuri saja.
Aku juga suka membaca kata kata hikmah dari penulis yang ku ikuti di sosial media, aku suka cara dia menyampaikan pesan saat aku butuh penyejuk hati. Mungkin pengikutnya yang lain pun memiliki alasan yang sama sepertiku. Melihat postingan nya sembari memikirkan cara kerja dunia ini. Ku pikir, ternyata banyak yang sedang mencari tempat pulang, banyak juga yang merasa berjalan sendirian, padahal sang pencipta tak pernah tidur, ia tahu segalanya. Lelahmu dan tangismu, ia tahu.
Seperti kata penulis itu, dia berkata : "Lupa paling menghancurkan adalah melupakan-Nya, dan ingat paling menguatkan adalah mengingat-Nya."
Dokumentasi :


Komentar
Posting Komentar